Arsip Blog

Kamis, 09 April 2009

CONTRENG CALEG di PEMILU 2009

Jakarta, 9 April 2009

Selesai sudah tugas aku hari ini, memberikan suara untuk para calon caleg "kita" yang bertempur di pemilu kali ini ...ya, lega sih juga rasanya.... contreng saja nama orang yang kamu kenal ... hehehe... sepertinya itulah motto yang beredar di lingkungan wilayah kami untuk Pemilu kali ini.

Kenapa? ya karena sebagiaan besar orang masih bingung untuk memilih para kandidat dan mencontreng, padahal mereka sudah berdiri dibilik suara, hanya tinggal "mencontreng" tapi mereka masih juga termangu .. bingung .. kok balpoint bukan paku, ya... apalagi saat membuka kertas suara sebesar lembaran koran ... Waduh apa ini? Masya Allah ini partai atau apa? kok ..uwaaakeh tenan...
Ya ampun, mana ya partai aku yang dulu....dulukan nomor sekian, lha kok sekarang partai titik-titik apa sudah ganti nama.. ya?
Ya ampuuun, ini partainya siapa sih yang ber"anak", dulu kan cuma tiga tapi sekarang...?
Walaaah ..ini sih bukan cuma ber"anak" tapi sudah ber"cucu"dan ber"cicit" pula...! Walah ndalaaaah....

Wong dulu tiga saja sudah bikin bingung konon lagi sekarang....

Namun tetap saja rasa bangga menyelinap di hatiku dan bercokol disana ...betapa tidak bangga sebagai yang bangsa besar walau "binun"dan "tidak mengerti" tapi mereka begitu antusias mengikuti pemilu ini dan seperti tidak mau kehilangan suara mereka... ya dari pada dipake buat yang ga bener... mending dipake aja sendiri,.. lainnya ya, urusan nanti sajalah..
Antusias mereka ke tps menyadarkan aku bahwa sebenarnya mereka membutuhkan perubahan dan terus berharap untuk perubahan yang lebih baik lagi dan berharap para calon-calon yang dipilih benar-benar akan berjuang untuk mereka....

Dan yang sangatlah disayangkan adalah kurangnya penyuluhan di pemilu kali ini, ditambah lagi dengan "konsep" suara pemilih yang terus berganti-ganti disetiap kali pemilu ditambah lagi dengan makin bertambahnya partai-partai baru, yang berpartisipasi dan membanjiri pemilu kali ini (kalah banjir situ gintung mah..!) juga semakin membuat sebagian besar orang makin bertambah bingung.
Mungkin pemerintah belum menemukan format yang pas buat dijadikan standard yang baku untuk suara pemilih di Pemilu), sungguh disayangkan...
Akibat lainnya ya ada juga yang datang lebih dari jam 12.00 WIB, TPS sudah tutup, suara mereka tidak tersalurkan .... psstt.. ada juga yang aneh sih... beberapa tetanggaku ga dapat kertas suara Form-5 nya... kemana ya? Padahal mereka penduduk tetap di RT kami, dan tentu saja punya KTP...

Jadi sebagian besar mereka memberikan suara dengan masgul dan tidak puas, begitu keluar dari bilik tps-pun raut wajahnya masih terlihat bingung ...bukan apa-apa sebagian dari mereka ga ngerti harus bagaimana dan diapakan, jadi kesannya mereka memberikan suara ya asal coret saja, yang kasihan, ya mereka yang sudah berumur setengah abad lebih .... duh gimana nih, saya tidak ngerti .... dicoret-coret toh? lah ya sudahlah ta' lipat lagi saja .... tapi banyak juga yang minta tolong sama cucunya yang berumur kurang dari 10 tahun .... sudah mbah yang ini saja .... sambil menyanyi meniru iklan2 partai-partai "elit" yang wara-wiri di televisi .... lucu juga tapi aku bangga. Benar-benar bangga mereka mau bersusah payah datang walau tidak mengerti, mereka mau menyumbangkan suara untuk menggapai mimpi, mungkin tidak terwujud kali ini tapi pasti akan terjadi... dan "kebetulan" petugas tps ditempat kami cukup tanggap dan cekatan untuk memberi bantuan pada mereka yang membutuhkan ...

Lain cerita yang tua lain pula ceitu untuk para pemuda dilingkungan kami, setelah keluar dari bilik suara, dengan cengar-cengir, senyum-senyum kuda... mereka terkekeh-kekeh bergabung dengan teman-temannya... hehehe gue sih pilih aja yang cantik.. tapi kayanya dia sudah punya anak deh ... hahaha ...

So what do you think?... but still better than nothing! ya ga?
Mau perubahan? ya do something, donk!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment plz....