Duh.. gag krasa sudah 2 bulan aku fakum gag buka2 blog, well skrg aku lagi nyari2 artikel lagi buat bikin blog ini kelihatan enak dibaca... buka buku, buka web2 lain... dan blajar....
Jakarta, 11 June 2009
Arsip Blog
Kamis, 11 Juni 2009
Kamis, 23 April 2009
Tuhan,
Aku tidak menyalahkan mereka
tidak juga Engkau, kamu, dia ataupun siapapun juga ...
bahkan tidak juga "kemiskinan" yg tidak pernah mau pergi
dan beranjak
bahkan kian bertambah lekat dan akrab denganku
dengan hidupku
dengan ragaku dan dengan nafasku...
namun tidak dengan jiwaku
Tuhan,
Rintihan pilu ini trasa sesak
terasa cepat merebak merayu hina yang menghujam tajam
kesetiap sudut dan relung nati nuraniku
kesetiap titik bathinku
perih
pedih ....
Tuhan beri kesabaran untukku
Engkau lihatkah tatapannya?
Engkau dengarkah sapanya datar melatar dan biasa
Tuhan kuatkan Jiwa dan Iman hamba
Airmata dan sujud ini hanya untukMu
bukan mereka
Alhamdulillah
S'dikit imanku ternyata masih ada
Aku tidak menyalahkan mereka
tidak juga Engkau, kamu, dia ataupun siapapun juga ...
bahkan tidak juga "kemiskinan" yg tidak pernah mau pergi
dan beranjak
bahkan kian bertambah lekat dan akrab denganku
dengan hidupku
dengan ragaku dan dengan nafasku...
namun tidak dengan jiwaku
Tuhan,
Rintihan pilu ini trasa sesak
terasa cepat merebak merayu hina yang menghujam tajam
kesetiap sudut dan relung nati nuraniku
kesetiap titik bathinku
perih
pedih ....
Tuhan beri kesabaran untukku
Engkau lihatkah tatapannya?
Engkau dengarkah sapanya datar melatar dan biasa
Tuhan kuatkan Jiwa dan Iman hamba
Airmata dan sujud ini hanya untukMu
bukan mereka
Alhamdulillah
S'dikit imanku ternyata masih ada
Senin, 13 April 2009
Don't go Away
Dears all
satu hal yang pasti dalam hidup ini , tidak bisa tidak dan harus dilakukan
agar bertahan "hidup" yang sesungguhnya adalah tekad kuat dan berani mencoba
and another important thing that u must have a dream....
coz with the dream, u will try and keep it to realized...
dears dengan mimpi itu kamu akan berusaha menggapai segala sesuatu yang ada in yr dream...
Dears all,
I have a dream but I don't have a brave... & I don't know how to realized & I don't know how to keep my dream ... I don't know why I hate my "heart".... my life .....
and I hate my dream
I hate myself
Ya Allah ... I need yr bless.. don't leave me in tears ..... don't leave me in all my steps... I need yr hand to help me out from these "mess"
satu hal yang pasti dalam hidup ini , tidak bisa tidak dan harus dilakukan
agar bertahan "hidup" yang sesungguhnya adalah tekad kuat dan berani mencoba
and another important thing that u must have a dream....
coz with the dream, u will try and keep it to realized...
dears dengan mimpi itu kamu akan berusaha menggapai segala sesuatu yang ada in yr dream...
Dears all,
I have a dream but I don't have a brave... & I don't know how to realized & I don't know how to keep my dream ... I don't know why I hate my "heart".... my life .....
and I hate my dream
I hate myself
Ya Allah ... I need yr bless.. don't leave me in tears ..... don't leave me in all my steps... I need yr hand to help me out from these "mess"
Jakarta, 13 April 2009
Kamis, 09 April 2009
CONTRENG CALEG di PEMILU 2009
Jakarta, 9 April 2009
Selesai sudah tugas aku hari ini, memberikan suara untuk para calon caleg "kita" yang bertempur di pemilu kali ini ...ya, lega sih juga rasanya.... contreng saja nama orang yang kamu kenal ... hehehe... sepertinya itulah motto yang beredar di lingkungan wilayah kami untuk Pemilu kali ini.
Kenapa? ya karena sebagiaan besar orang masih bingung untuk memilih para kandidat dan mencontreng, padahal mereka sudah berdiri dibilik suara, hanya tinggal "mencontreng" tapi mereka masih juga termangu .. bingung .. kok balpoint bukan paku, ya... apalagi saat membuka kertas suara sebesar lembaran koran ... Waduh apa ini? Masya Allah ini partai atau apa? kok ..uwaaakeh tenan...
Ya ampun, mana ya partai aku yang dulu....dulukan nomor sekian, lha kok sekarang partai titik-titik apa sudah ganti nama.. ya?
Ya ampuuun, ini partainya siapa sih yang ber"anak", dulu kan cuma tiga tapi sekarang...?
Walaaah ..ini sih bukan cuma ber"anak" tapi sudah ber"cucu"dan ber"cicit" pula...! Walah ndalaaaah....
Wong dulu tiga saja sudah bikin bingung konon lagi sekarang....
Namun tetap saja rasa bangga menyelinap di hatiku dan bercokol disana ...betapa tidak bangga sebagai yang bangsa besar walau "binun"dan "tidak mengerti" tapi mereka begitu antusias mengikuti pemilu ini dan seperti tidak mau kehilangan suara mereka... ya dari pada dipake buat yang ga bener... mending dipake aja sendiri,.. lainnya ya, urusan nanti sajalah..
Antusias mereka ke tps menyadarkan aku bahwa sebenarnya mereka membutuhkan perubahan dan terus berharap untuk perubahan yang lebih baik lagi dan berharap para calon-calon yang dipilih benar-benar akan berjuang untuk mereka....
Dan yang sangatlah disayangkan adalah kurangnya penyuluhan di pemilu kali ini, ditambah lagi dengan "konsep" suara pemilih yang terus berganti-ganti disetiap kali pemilu ditambah lagi dengan makin bertambahnya partai-partai baru, yang berpartisipasi dan membanjiri pemilu kali ini (kalah banjir situ gintung mah..!) juga semakin membuat sebagian besar orang makin bertambah bingung.
Mungkin pemerintah belum menemukan format yang pas buat dijadikan standard yang baku untuk suara pemilih di Pemilu), sungguh disayangkan...
Akibat lainnya ya ada juga yang datang lebih dari jam 12.00 WIB, TPS sudah tutup, suara mereka tidak tersalurkan .... psstt.. ada juga yang aneh sih... beberapa tetanggaku ga dapat kertas suara Form-5 nya... kemana ya? Padahal mereka penduduk tetap di RT kami, dan tentu saja punya KTP...
Jadi sebagian besar mereka memberikan suara dengan masgul dan tidak puas, begitu keluar dari bilik tps-pun raut wajahnya masih terlihat bingung ...bukan apa-apa sebagian dari mereka ga ngerti harus bagaimana dan diapakan, jadi kesannya mereka memberikan suara ya asal coret saja, yang kasihan, ya mereka yang sudah berumur setengah abad lebih .... duh gimana nih, saya tidak ngerti .... dicoret-coret toh? lah ya sudahlah ta' lipat lagi saja .... tapi banyak juga yang minta tolong sama cucunya yang berumur kurang dari 10 tahun .... sudah mbah yang ini saja .... sambil menyanyi meniru iklan2 partai-partai "elit" yang wara-wiri di televisi .... lucu juga tapi aku bangga. Benar-benar bangga mereka mau bersusah payah datang walau tidak mengerti, mereka mau menyumbangkan suara untuk menggapai mimpi, mungkin tidak terwujud kali ini tapi pasti akan terjadi... dan "kebetulan" petugas tps ditempat kami cukup tanggap dan cekatan untuk memberi bantuan pada mereka yang membutuhkan ...
Lain cerita yang tua lain pula ceitu untuk para pemuda dilingkungan kami, setelah keluar dari bilik suara, dengan cengar-cengir, senyum-senyum kuda... mereka terkekeh-kekeh bergabung dengan teman-temannya... hehehe gue sih pilih aja yang cantik.. tapi kayanya dia sudah punya anak deh ... hahaha ...
So what do you think?... but still better than nothing! ya ga?
Mau perubahan? ya do something, donk!!
Selesai sudah tugas aku hari ini, memberikan suara untuk para calon caleg "kita" yang bertempur di pemilu kali ini ...ya, lega sih juga rasanya.... contreng saja nama orang yang kamu kenal ... hehehe... sepertinya itulah motto yang beredar di lingkungan wilayah kami untuk Pemilu kali ini.
Kenapa? ya karena sebagiaan besar orang masih bingung untuk memilih para kandidat dan mencontreng, padahal mereka sudah berdiri dibilik suara, hanya tinggal "mencontreng" tapi mereka masih juga termangu .. bingung .. kok balpoint bukan paku, ya... apalagi saat membuka kertas suara sebesar lembaran koran ... Waduh apa ini? Masya Allah ini partai atau apa? kok ..uwaaakeh tenan...
Ya ampun, mana ya partai aku yang dulu....dulukan nomor sekian, lha kok sekarang partai titik-titik apa sudah ganti nama.. ya?
Ya ampuuun, ini partainya siapa sih yang ber"anak", dulu kan cuma tiga tapi sekarang...?
Walaaah ..ini sih bukan cuma ber"anak" tapi sudah ber"cucu"dan ber"cicit" pula...! Walah ndalaaaah....
Wong dulu tiga saja sudah bikin bingung konon lagi sekarang....
Namun tetap saja rasa bangga menyelinap di hatiku dan bercokol disana ...betapa tidak bangga sebagai yang bangsa besar walau "binun"dan "tidak mengerti" tapi mereka begitu antusias mengikuti pemilu ini dan seperti tidak mau kehilangan suara mereka... ya dari pada dipake buat yang ga bener... mending dipake aja sendiri,.. lainnya ya, urusan nanti sajalah..
Antusias mereka ke tps menyadarkan aku bahwa sebenarnya mereka membutuhkan perubahan dan terus berharap untuk perubahan yang lebih baik lagi dan berharap para calon-calon yang dipilih benar-benar akan berjuang untuk mereka....
Dan yang sangatlah disayangkan adalah kurangnya penyuluhan di pemilu kali ini, ditambah lagi dengan "konsep" suara pemilih yang terus berganti-ganti disetiap kali pemilu ditambah lagi dengan makin bertambahnya partai-partai baru, yang berpartisipasi dan membanjiri pemilu kali ini (kalah banjir situ gintung mah..!) juga semakin membuat sebagian besar orang makin bertambah bingung.
Mungkin pemerintah belum menemukan format yang pas buat dijadikan standard yang baku untuk suara pemilih di Pemilu), sungguh disayangkan...
Akibat lainnya ya ada juga yang datang lebih dari jam 12.00 WIB, TPS sudah tutup, suara mereka tidak tersalurkan .... psstt.. ada juga yang aneh sih... beberapa tetanggaku ga dapat kertas suara Form-5 nya... kemana ya? Padahal mereka penduduk tetap di RT kami, dan tentu saja punya KTP...
Jadi sebagian besar mereka memberikan suara dengan masgul dan tidak puas, begitu keluar dari bilik tps-pun raut wajahnya masih terlihat bingung ...bukan apa-apa sebagian dari mereka ga ngerti harus bagaimana dan diapakan, jadi kesannya mereka memberikan suara ya asal coret saja, yang kasihan, ya mereka yang sudah berumur setengah abad lebih .... duh gimana nih, saya tidak ngerti .... dicoret-coret toh? lah ya sudahlah ta' lipat lagi saja .... tapi banyak juga yang minta tolong sama cucunya yang berumur kurang dari 10 tahun .... sudah mbah yang ini saja .... sambil menyanyi meniru iklan2 partai-partai "elit" yang wara-wiri di televisi .... lucu juga tapi aku bangga. Benar-benar bangga mereka mau bersusah payah datang walau tidak mengerti, mereka mau menyumbangkan suara untuk menggapai mimpi, mungkin tidak terwujud kali ini tapi pasti akan terjadi... dan "kebetulan" petugas tps ditempat kami cukup tanggap dan cekatan untuk memberi bantuan pada mereka yang membutuhkan ...
Lain cerita yang tua lain pula ceitu untuk para pemuda dilingkungan kami, setelah keluar dari bilik suara, dengan cengar-cengir, senyum-senyum kuda... mereka terkekeh-kekeh bergabung dengan teman-temannya... hehehe gue sih pilih aja yang cantik.. tapi kayanya dia sudah punya anak deh ... hahaha ...
So what do you think?... but still better than nothing! ya ga?
Mau perubahan? ya do something, donk!!
Selasa, 07 April 2009
Doa si "Malaikat" Kecilku
Jakarta, 7 April 2009
Wuih, hari ini aku antar anakku cast... capek juga, dan yang kasihan ya anakku sendiri, mereka pasti lebih capek dari aku.
Ya Allah.. ibu apakah aku ini? hatiku bergelut dengan bathin... saat kulihat wajah-wajah mungil malaikat-malaikatku... mereka tersenyum melihatku.... cantiiik, cantiiiiik sekali
Wajah cantiknya, terhias senyum centil .. gundahku hilang sesaat... oh tak apa dia senang-senang saja, berlarian dan tertawa bersama teman sebayanya ...namun saat kutatap mata indahnya, cermin kepolosan seorang anak, seakan bertanya "mama hendak kemana aku dibawa... apa yang akan mama lakukan padaku ma dan apakah aku sudah membuat mama senang, ma?" tanya tak terjawab dibathin mendesak rongga dadaku, sesak dan sesal bertebaran disana...berdosakah aku ya Allah? berdosakah hamba....Ampuni hamba ya Allah
Ya Allah bimbing kami, restui dan ridhoi kami, ya Allah... aku tidak tahu, tapi hati ini seakan memaksakan diri, membela diri dengan alasan yang klise...lagu klasik namun masih merdu terdengar bahwa sebenarnya aku hanya ingin memberi jalan untuk anak-anakku kelak, agar dia mandiri kelak, punya pegangan hidup kelak dan orang tua mana yang tidak ingin anaknya ngetop dan terkenal? orang tua mana yang tidak bangga... wajah anaknya wara-wiri di tv? di majalah, koran dan lain sebagainya, orang tua mana yang tidak suka anaknya menjadi idola, orang tua mana yang tidak senang anaknya ternyata dapat menghasilkan pundi-pundi "kekayaan"nya sendiri....Namun serasa bathinku menohok dengan senjata andalannya bahwa aku harus mengakui dan untuk tidak berbohong dan jujur pada diri sendiri,... bukankah pertanyaan terakhir tadi adalah goalmu bukan?
Ya Allah hanya kehendak dan restuMu jualah yang berjalan atas semua ini, kadang aku menangis, melihat perjuangan anakku, keinginannya begitu menggebu, dan slalu terngiang ditelinga "mama aku mau seperti abang, masuk tv dan punya uang, supaya aku bisa beli ..... (bermacam-macam disebutkanya satu persatu) dan aku juga mau ngasih uang supaya mama, papa sama uti NAIK HAJI..." Celoteh "DOA"nya menusuk relung hatiku yang paling dalam, sangat menyayat dan membuat sanubariku gagap, aku kehilangan kata-kata untuk menjawabnya, air mata bathinku hanya bisa berkata Amien ya Allah, Amien ya Allah... kabulkan segala doa-doanya,
Ya Allah, ibu mana yang tidak bangga dan terharu mendengar "doa" malaikat kecilku, betapa mulia hatinya
Wuih, hari ini aku antar anakku cast... capek juga, dan yang kasihan ya anakku sendiri, mereka pasti lebih capek dari aku.
Ya Allah.. ibu apakah aku ini? hatiku bergelut dengan bathin... saat kulihat wajah-wajah mungil malaikat-malaikatku... mereka tersenyum melihatku.... cantiiik, cantiiiiik sekali
Wajah cantiknya, terhias senyum centil .. gundahku hilang sesaat... oh tak apa dia senang-senang saja, berlarian dan tertawa bersama teman sebayanya ...namun saat kutatap mata indahnya, cermin kepolosan seorang anak, seakan bertanya "mama hendak kemana aku dibawa... apa yang akan mama lakukan padaku ma dan apakah aku sudah membuat mama senang, ma?" tanya tak terjawab dibathin mendesak rongga dadaku, sesak dan sesal bertebaran disana...berdosakah aku ya Allah? berdosakah hamba....Ampuni hamba ya Allah
Ya Allah bimbing kami, restui dan ridhoi kami, ya Allah... aku tidak tahu, tapi hati ini seakan memaksakan diri, membela diri dengan alasan yang klise...lagu klasik namun masih merdu terdengar bahwa sebenarnya aku hanya ingin memberi jalan untuk anak-anakku kelak, agar dia mandiri kelak, punya pegangan hidup kelak dan orang tua mana yang tidak ingin anaknya ngetop dan terkenal? orang tua mana yang tidak bangga... wajah anaknya wara-wiri di tv? di majalah, koran dan lain sebagainya, orang tua mana yang tidak suka anaknya menjadi idola, orang tua mana yang tidak senang anaknya ternyata dapat menghasilkan pundi-pundi "kekayaan"nya sendiri....Namun serasa bathinku menohok dengan senjata andalannya bahwa aku harus mengakui dan untuk tidak berbohong dan jujur pada diri sendiri,... bukankah pertanyaan terakhir tadi adalah goalmu bukan?
Ya Allah hanya kehendak dan restuMu jualah yang berjalan atas semua ini, kadang aku menangis, melihat perjuangan anakku, keinginannya begitu menggebu, dan slalu terngiang ditelinga "mama aku mau seperti abang, masuk tv dan punya uang, supaya aku bisa beli ..... (bermacam-macam disebutkanya satu persatu) dan aku juga mau ngasih uang supaya mama, papa sama uti NAIK HAJI..." Celoteh "DOA"nya menusuk relung hatiku yang paling dalam, sangat menyayat dan membuat sanubariku gagap, aku kehilangan kata-kata untuk menjawabnya, air mata bathinku hanya bisa berkata Amien ya Allah, Amien ya Allah... kabulkan segala doa-doanya,
Ya Allah, ibu mana yang tidak bangga dan terharu mendengar "doa" malaikat kecilku, betapa mulia hatinya
Ya Allah, berikanlah segala kebahagiaan dunia dan akhirat untuk anak-anakku tercinta berkelanjutan hingga kepada anak cucu dan keturunannya
Jadikan mereka orang-orang beriman dan beramal shaleh,
Ya Allah ridhoi dan jadikan anak-anakku dapat mencapai segala cita-cita dan impiannya
Berikan juga kepada mereka kehidupan yang sangat-sangat baik
baik untuk kehidupan dunia maupun kehidupan di akhirat
Berikan segala kehidupan dan jalan yang benar-benar Engkau ridhoi ... Janganlah mereka Engkau lalaikan
Ya Allah berikanlah jalan agar mereka dapat membantu dan menolong sesama dan berbuat amal untuk segala jalan kebaikan yang Engkau Ridhoi,
Ya Allah dengarlah doa hamba.....
Jadikan mereka orang-orang beriman dan beramal shaleh,
Ya Allah ridhoi dan jadikan anak-anakku dapat mencapai segala cita-cita dan impiannya
Berikan juga kepada mereka kehidupan yang sangat-sangat baik
baik untuk kehidupan dunia maupun kehidupan di akhirat
Berikan segala kehidupan dan jalan yang benar-benar Engkau ridhoi ... Janganlah mereka Engkau lalaikan
Ya Allah berikanlah jalan agar mereka dapat membantu dan menolong sesama dan berbuat amal untuk segala jalan kebaikan yang Engkau Ridhoi,
Ya Allah dengarlah doa hamba.....
Kamis, 02 April 2009



Alhamdulillah, akhirnya rampung juga.... Insya Allah,apa yang aku buat mendapat keridhoan-Nya .. amin.
Dear all, yang pasti pertama-tama aku mengucapkan puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT dan aku juga ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan yang aku terima dari semua, terutama dari keluarga besar aku, anak-anakku "si penyemangat hidup" aku, semua sahabat, kerabat dan semua teman yang aku miliki .... Harapan demi harapan aku tumpahkan disini .... mungkin "kecil, sangat sedikit" tapi paling tidak aku berbuat sesuatu, semoga berguna
Jakarta, 2 April 2009
Jakarta, 2 April 2009
Langganan:
Komentar (Atom)